Kamis, 12 Juni 2014

Hijab Bunda Maria Bertuliskan LAA ILAAHA ILLALLAH ?

Sahabat sudah nonton film '99 Cahaya Di Langit Eropa' ?


Dalam film tersebut menceritakan bagaimana Hanum Salsabila Rais, puteri dari Amien Rais sekaligus penulis buku 99 Cahaya Dilangit Eropa sempat dibuat tercengang ketika mengetahui bahwa inskripsi arab yang mengukir di tepian kain hijab yang dikenakan Bunda Maria itu adalah lafaz tahlil لَا إِلٰهَ إِلَّا الله ‘Laa ilaaha Illallah”

Dalam bukunya, Hanum memaparkan kisah perjalanannya menjelajahi jejak peradaban Islam yang ada di Eropa. Ia bersama suaminya, Rangga Almahendra membelah peradaban Islam dari Eropa Barat hingga Eropa Timur. Sesampainya di Paris, Hanum pun dibuat tercengang oleh beberapa peninggalan dari peradaban Islam di kota ini dulunya.

Museum Louvre, adalah tempat penyimpanan berbagai benda berharga milik Perancis. Di Museum inilah, lukisan Monalisa yang terpopuler itu berada. Dan disini pula lukisan menakjubkan yang dimaksud Hanum itu berada.

Adalah lukisan karya Ugolino berjudul “The Virgin and The Child” dimana dalam lukisan itu nampak sosok Bunda Maria sedang menggendong “Yesus” bayi . Yang mencengangkan, di hijab Bunda Maria dalam lukisan itu terdapat tulisan Arab Pseudo Kufic. Yang setelah diteliti oleh peneliti Arab World Institute, ternyata tulisannya adalah لَا إِلٰهَ إِلَّا الله “Laa Ilaaha Illallah”. Hanum juga mendapati banyak tulisan Arab Kufic di lukisan artefak umat Khatolik. Termasuk tulisan Arab Kufic di jubah seorang raja Katolik taat yaitu Raja Roger II of Sicily dari Austria.

Marion, sahabat Hanum yang juga seorang peneliti peradaban Islam Abad Pertengahan yang ahli membaca tulisan Arab Kufic menjelaskan bahwa dulu Timur Tengah dikenal dengan ilmu pengetahuan, seni dan budayanya. Sehingga banyak orang Eropa bepergian ke Timur Tengah dan membeli kain, permadani, lukisan dan lain sebagainya. Dalam barang-barang yang diperdagangkan itu seringkali terdapat tulisan tauhid seperti di atas dan akhirnya ditiru oleh orang-orang Eropa.
Tulisan لَا إِلٰهَ إِلَّا الله juga membuktikan bahwa Marya dan Yesus (Isa bin Maryam) mengajarkan لَا إِلٰهَ إِلَّا الله “Bahwa tidak tuhan kecuali Allah” sebagaimana disebutkan dalam al Quran:

“Sungguh, telah kafir orang-orang yang berkata : ”Sesungguhnya Allah itu dialah Almasih putra Maryam. Padahal Almasih (sendiri) berkata,:”Wahai Bani Israil Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Alloh, maka sungguh Allah mengharamkan surga baginya dan tempatnya ialah di neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang zalim itu” (QS Al maidah : 72)

Kemudian dalam ayat 73-76, Allah berfirman :
”Sungguh telah kafirlah orang-orang yang mengatakan bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga, padahal tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan yang Maha Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, pasti orang -orang kafir diantara mereka akan ditimpa azab yang pedih. Mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampunan kepada-Nya? Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. 

Almasih putra Maryam hanyalah seorang Rasul. Sebelum pun sudah berlalu beberapa rasul. Dan ibunya seorang yang berpegang teguh pada kebenaran. Keduanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana kami menjelaskan ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan ) kepada mereka (ahli kitab), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka dipalingkan (oleh keinginan mereka) Katakanlah (Muhammad) :”Mengapa mereka menyembah yangselain Allah, sesuatu yang tidak dapat menimbulkan bencana kepadamu dan tidak (pula) memberi manfaat?” Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui”

Melalui ayat tersebut, jelas sekali bahwa yang diajarkan oleh Nabi Isa adalah لَا إِلٰهَ إِلَّا الله( Laa Ilaaha Illallah) yang artinya Tidak ada Tuhan (yang wajib disembah dan diikuti) kecuali Allah”. Sebagai seorang Rasul, nabi Isa bertugas menyampaikan risalah kebenaran yaitu agar tidak ada yang disembah di belahan muka bumi ini kecuali hanya ALLAH yang ESA dan MAHA PENYAYANG kepada makhluknya.

Cari ‘Cahaya’ lain dari ‘99 Cahaya Di Langit Eropa’ dengan membaca bukunya atau menonton film yang penuh HIKMAH INI.
Bagaimana pendapat Anda Sahabat VOA ISLAM?
[Muslimina/asyanabila/voa-islam.com]
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/christology/2013/12/19/28228/hijab-bunda-maria-bertuliskan-laa-ilaaha-illallah/#sthash.GhHrP4AG.dpuf

DP (Display Picture) Islami Untuk BBM Kebenaran Islam


































Islami Kebenaran Islam

Sabtu, 18 Januari 2014

Awal Kisah Pengangkatan Kerasullan Nabi Muhammad SAW



Penulis : Muhammad Hikmatullah (Admin)

Nabi Muhammad SAW Sebelum menjadi Nabi, Beliau biasa Sendiri atau berdua dengan Istrinya 
Ummul Mu'minin Khadijah Kubra beristirahat dan Tinggal selama berminggu- minggu di 
Gua Hira atau Bukit Nur..

Ketika Beliau Genap berusia 40 tahun, Allah SWT Mengirim Malaikat Jibril  datang 
Menemui Beliau Nabi Muhammad SAW di Gua Hira.Dan Memerintahkan 
Nabi Muhammad Saw Untuk membaca sebuah Ayat..
"IQRA" yang artinya "BACALAH" tapi Nabi kita adalah orang yang buta huruf.. 
Beliau berkata "Ma anna biqori" Aku tidak dapat membaca, aku buta huruf.

Maka Malaikat memerintahkannya kedua kalinya "IQRA"..
Lagi-lagi Beliau beralasan aku tidak dapat membaca, Beliau ketakutan..

Yang ketiga kalinya, Malaikat berkata "Iqra bismi robbikalladzi kholaq"
Bacalah dengan Nama Tuhanmu yang menciptakan..

Sekarang Beliau Mengerti, Bahwa yang diminta kerjakan adalah Mengulangi
karna kata Arab ini IQRA Artinya Bacalah, Ulangilah.

Lalu beliau ulangi kata kata itu..
Iqro bismi robbikalladzi kholaq" Bacalah dengan Nama Tuhanmu yang menciptakan.
Kholaqol insana min alaq, Dialah yang menciptakan manusia dari senggumpal darah.
Iqro warobbukal akrom, Bacalah dengan Nama Tuhanmu yang Maha pemurah.
Alladzi alamal bil qolam, Yang mengajar dengan perantara kalam.
Allamal insana ma lam ya lam, Yang mengajarkan manusia apa yang tidak diketahui.

Begitu malaikat pergi, Beliau ketakutan, berkeringat.. Beliau lari pulang kerumah,
sekitar tiga mil jauhnya, pada istri kesayangannya Ummul Mu'minin Khadijah Kubra,
Lalu berkata Selimuti aku.. Selimuti aku..

Ketika beliau sudah tenang, beliau terangkan apa yang beliau alami kepada Istrinya..
Tapi sejak hari itu Beliau tidak kembali lagi ke bukit..
Beliau tidak kembali lagi ke Gua Hira, Bukit Nur. 

Apa yang Beliau kerjakan..?
Beliau pergi kepasar, Pusat keramaian, Pusat Perdagangan..
Apa yang Beliau Kerjakan..?
Beliau menyapa dan Menyalami orang-orang yang lewat..


"Assalamualaikum.. Wallaikumsalam.
Saudaraku dari mana asal anda..? dari Yaman..
Beliau berkata :"Tahukah anda, Allah mewahyukanku bahwa hanya ada satu Tuhan dan aku
adalah Utusannya."

Orang lain lagi datang..
"Assalamualaikum.. Wallaikumsalam.
Saudaraku dari mana asal anda..? dari Yatsrib atau Madinah..
Beliau berkata :"Tahukah anda, Allah mewahyukanku bahwa hanya ada satu Tuhan dan aku
adalah Utusannya."

Seperti Orang Gila..!!!!

Dengan heran mereka menjuluki Nabi Muhammad Saw sebagai Orang Gila/Tidak waras.
Dan Allah SWT Membuktikan dalam (QS : 68:2)
"Ma anta bi nikmati robbika bi majnun" ,  Berkat Nikmat Tuhanmu (Muhammad) sekali-kali
bukanlah Orang gila.

Mereka sangka Beliau gila, Tapi Beliau melaksanakan tugas Tuhannya..
Beginilah seharusnya kita mencontoh Nabi Muhammad Saw, Ini Tugas kita anda dan saya..

Allah SWT Berfirman : "Sesungguhnya telah ada pada diri Rosulullah Teladan yang baik
Bagimu." (QS:33:21)

Inilah contoh yang beliau buat..
Dan inilah Tugas kita, saya dan anda Menyerukan Kebenaran Islam..

Anda Tidak Perlu Pintar, Tidak perlu menjadi Ustadz atau Dai untuk melakukan Pekerjaan
ini, Sampaikanlah Hanya satu Ayat Dan Allah SWT akan memberi kita lebih.
Inilah Rahasia belajar yang diberikan Allah SWT Kepada kita.

Allah berfirman dalam Alquran : 
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dgn HIKMAH & pelajaran yg baik & BANTAHLAH 
mereka dgn cara yg baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yg lebih mengetahui tentang siapa
 yg tersesat dari jalan-Nya & Dialah yg lebih mengetahui orang-orang yg mendapat 
petunjuk." (An Nahl Ayat 125)