Senin, 28 Oktober 2013

Kisah : Islam Itu Benar


Mualaf (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Suatu pagi, Saumya terbangun dari tidur. Buru-buru ia menuju cermin. Matanya fokus melihat bayangan wajahnya. Namun, ada nada tidak puas terlihat. Ia seperti gagal menemukan jawaban.


"Aku punya masalah dengan kepercayaan. Berulang kali terus menyangkal hingga akhirnya aku tidak bisa lagi menolak," kata dia seperti dikutip Arabnews.com, Jumat (12/7).

Selama penyangkalan itu, Saumya memastikan dirinya tidak akan menjadi atheis alias tidak percaya Tuhan. Ia tetap seorang Hindu yang percaya pada satu Tuhan, bukan banyak Tuhan yang merupakan dasar keyakinan Hindu.

Sebagian diri Saumya menerima logika penyembahan terhadap ciptaan Tuhan. Setiap benda atau wujud yang terlihat merupakan ciptaan Tuhan. "Jadi, aku saat itu bangga menjadi musyrik," katanya.

Terkait Islam, Saumya justru punya pandangan negatif. Ada kebencian di dalam hatinya. Ia merasa Islam itu agama yang kaku dan keras. Baginya, keyakinan Islam itu tidak pernah masuk akal.

Di saat kebencian itu memuncak, Saumya mulai mendekat pada Islam. Suatu hari, ia bertemu seorang Muslim yang kebetulan teman satu kelasnya. Selama dikelas, ia terlibat berdebatan panjang dengan teman Muslimnya itu.

Tanpa disadar, kesalahpahaman Saumya tentang Islam, seperti posisi perempuan dan lainnya mulai diluruskan. Sayang, itu belum membuatnya menaruh minat. Tapi ia mulai menanggalkan sikap anti-Islam.

"Saat itu, aku masih bangga menjadi musyrik. Tapi sebagian dariku memiliki kemauan untuk bergerak atau melakukan perubahan," tuturnya.

KEAGUNGAN ALQURAN FIRMAN TUHAN TIADA TANDINGAN








NADA AL-QUR'AN MERDU DAN INDAH

Sebelum membahas lebih jauh, coba baca dulu contoh surah Al-Qur'an dibawah ini :

[+] Alam Nasyrah (94) :
1. Alam nasyrah laka shadrak. 
2. Wawadha'naa 'anka wizrak.
3. Alladzii anqadha zhahrak.
4. Warafa'naa laka dzikrak.
5. Fa-inna ma'a al'usri yusraa.
6. Inna ma'a al'usri yusraa.
7. Fa-idzaa faraghta fainshab.
8. Wa-ilaa rabbika fairghab.

















Arti :
Bukankah Telah Kami Lapangkan (94) :
1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,
2. Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
3. Yang memberatkan punggungmu,
4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan-mu,
5. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
6. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,
8. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

[+] Al Kaafiruun (109) :
1. Qul yaa ayyuhaa alkaafiruun.
2. Laa a'budu maa ta'buduun
3. Walaa antum 'aabiduuna maa a'bud
4. Walaa anaa 'aabidun maa 'abadtum
5. Walaa antum 'aabiduuna maa a'bud
6. Lakum diinukum waliya diin

Arti :
Orang-orang Kafir (109) :
1. Katakanlah : "Hai orang-orang kafir."
2. Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah.
3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
5. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. Untukmu agamamu, dan untukkulah agamaku.

[+] Dari dua surah diatas, bagaimana kesan anda? Setidaknya tentu ada beberapa kesan yang timbul antara lain :
1] Betapa enaknya rima yang terdengar dari ayat-ayat diatas. Berbunyi serupa (walau tidak mesti sama) dan serasi pada tiap ujung katanya. Dibaca sekilas pun sudah cukup indah, apalagi dibaca dengan nada dari orang yang fasih membacanya sesuai tajwid dan harakatnya.
2] Walaupun disusun bernada dan berirama indah, tapi tetap mempertahankan arti dan makna pesan atau informasi yang ingin disampaikan di dalamnya.
3] Lihatlah penekanan terhadap apa yang ingin di informasikan Allah. Sampai-sampai Allah terkadang mengulang-ulang kalimat peringatan yang ingin di tekankan.

[+] Cendekiawan Inggris, Marmaduke Pickthall dalam "The Meaning of Glorious Qur'an" :

"Al-Qur'an mempunyai simfoni yang tidak ada taranya dimana setiap nada-nadanya bisa menggerakkan manusia untuk menangis dan bersuka-cita."

[+] Gibb dalam bukunya 'Mohammedanism' :

"Tidak seorang pun dalam seribu-lima-ratus tahun ini telah memainkan alat bernada nyaring yang demikian mampu dan berani dan demikian luas getaran jiwa yang diakibatkannya, seperti apa yang dilakukan oleh Muhammad (melalui Al-Qur'an)."


~ Sekarang mari kita renungkan beberapa hal :

* Adakah kitab lain yang mempunyai nada indah dan enak di dengar tetapi masih bisa dimengerti makna tersurat dan tersirat di dalamnya?

* Terbukti secara riset dengan mendengarkannya (walaupun dia bukan seorang muslim dan dia tidak mengerti artinya) bisa memberi ketenangan secara psikologis.

* Terdapat puluhan ribu kata didalamnya dan ratusan ribu huruf.

* Memuat pembahasan tentang berbagai tema seperti politik, sosiologi, hukum, etika, spiritual, sejarah, ilmu pengetahuan alam (sains) dan masih banyak lagi.

* Selain itu, ternyata kitab Al-Qur'an ini memuat banyak kode atau sandi-sandi rahasia yang insya Allah akan kita bahas dalam posting-posting lainnya.

Subhanallah. Jelas kitab ini adalah mukjizat terbesar yang pernah ada di dunia. Tidak lekang oleh waktu karena ilmunya akan tetap kekal sampai dunia maju dan lebih modern lagi, sampai akhirnya kiamat.


----------------------------------------------------------------------------------------------

Dengan membaca ini anda akan mengerti alasan mengapa sebenarnya anda harus memeluk Islam sebagai agama. Bukan karena orang-tua dan moyang anda menurunkan agama itu dari setiap generasi, tapi karena Al-Qur'an.

1. Dengan membaca ini diharapkan para muslim mengerti mengapa memeluk Islam.

2. Dengan membaca ini Insya Allah membuka pandangan para umat non-muslim untuk mengetahui kitab dan agama yang benar.

3. Dengan membaca ini diharapkan dapat menguatkan iman para muslim terhadap agamanya sehingga tidak ada lagi umat Islam yang murtad keluar dari ajaran agamanya.


Foto: #10 NADA AL-QUR'AN MERDU DAN INDAH

Sebelum membahas lebih jauh, coba baca dulu contoh surah Al-Qur'an dibawah ini :

[+] Alam Nasyrah (94) :
1. Alam nasyrah laka shadrak. 
2. Wawadha'naa 'anka wizrak.
3. Alladzii anqadha zhahrak.
4. Warafa'naa laka dzikrak.
5. Fa-inna ma'a al'usri yusraa.
6. Inna ma'a al'usri yusraa.
7. Fa-idzaa faraghta fainshab.
8. Wa-ilaa rabbika fairghab.

Arti :
Bukankah Telah Kami Lapangkan (94) :
1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,
2. Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
3. Yang memberatkan punggungmu,
4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan-mu,
5. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
6. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,
8. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

[+] Al Kaafiruun (109) :
1. Qul yaa ayyuhaa alkaafiruun.
2. Laa a'budu maa ta'buduun
3. Walaa antum 'aabiduuna maa a'bud
4. Walaa anaa 'aabidun maa 'abadtum
5. Walaa antum 'aabiduuna maa a'bud
6. Lakum diinukum waliya diin

Arti :
Orang-orang Kafir (109) :
1. Katakanlah : "Hai orang-orang kafir."
2. Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah.
3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
5. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. Untukmu agamamu, dan untukkulah agamaku.

[+] Dari dua surah diatas, bagaimana kesan anda? Setidaknya tentu ada beberapa kesan yang timbul antara lain :
1] Betapa enaknya rima yang terdengar dari ayat-ayat diatas. Berbunyi serupa (walau tidak mesti sama) dan serasi pada tiap ujung katanya. Dibaca sekilas pun sudah cukup indah, apalagi dibaca dengan nada dari orang yang fasih membacanya sesuai tajwid dan harakatnya.
2] Walaupun disusun bernada dan berirama indah, tapi tetap mempertahankan arti dan makna pesan atau informasi yang ingin disampaikan di dalamnya.
3] Lihatlah penekanan terhadap apa yang ingin di informasikan Allah. Sampai-sampai Allah terkadang mengulang-ulang kalimat peringatan yang ingin di tekankan.

[+] Cendekiawan Inggris, Marmaduke Pickthall dalam "The Meaning of Glorious Qur'an" :

"Al-Qur'an mempunyai simfoni yang tidak ada taranya dimana setiap nada-nadanya bisa menggerakkan manusia untuk menangis dan bersuka-cita."

[+] Gibb dalam bukunya 'Mohammedanism' :

"Tidak seorang pun dalam seribu-lima-ratus tahun ini telah memainkan alat bernada nyaring yang demikian mampu dan berani dan demikian luas getaran jiwa yang diakibatkannya, seperti apa yang dilakukan oleh Muhammad (melalui Al-Qur'an)."


~ Sekarang mari kita renungkan beberapa hal :

* Adakah kitab lain yang mempunyai nada indah dan enak di dengar tetapi masih bisa dimengerti makna tersurat dan tersirat di dalamnya?

* Terbukti secara riset dengan mendengarkannya (walaupun dia bukan seorang muslim dan dia tidak mengerti artinya) bisa memberi ketenangan secara psikologis.

* Terdapat puluhan ribu kata didalamnya dan ratusan ribu huruf.

* Memuat pembahasan tentang berbagai tema seperti politik, sosiologi, hukum, etika, spiritual, sejarah, ilmu pengetahuan alam (sains) dan masih banyak lagi.

* Selain itu, ternyata kitab Al-Qur'an ini memuat banyak kode atau sandi-sandi rahasia yang insya Allah akan kita bahas dalam posting-posting lainnya.

Subhanallah. Jelas kitab ini adalah mukjizat terbesar yang pernah ada di dunia. Tidak lekang oleh waktu karena ilmunya akan tetap kekal sampai dunia maju dan lebih modern lagi, sampai akhirnya kiamat.


----------------------------------------------------------------------------------------------

Dengan membaca ini anda akan mengerti alasan mengapa sebenarnya anda harus memeluk Islam sebagai agama. Bukan karena orang-tua dan moyang anda menurunkan agama itu dari setiap generasi, tapi karena Al-Qur'an.

1. Dengan membaca ini diharapkan para muslim mengerti mengapa memeluk Islam.

2. Dengan membaca ini Insya Allah membuka pandangan para umat non-muslim untuk mengetahui kitab dan agama yang benar.

3. Dengan membaca ini diharapkan dapat menguatkan iman para muslim terhadap agamanya sehingga tidak ada lagi umat Islam yang murtad keluar dari ajaran agamanya.
























KESEIMBANGAN JUMLAH KATA AL-QUR'AN

[] Setujukah bahwa seimbang itu melambangkan keadilan? Sedangkan keadilan itu melambangkan kebenaran?
Kalau setuju, berarti anda sekalian juga setuju bahwa Al-Qur'an adalah kitab yang benar.

[] Mengapa dikatakan demikian?
-> Karena ternyata jumlah padanan kata di dalam Al-Qur'an memiliki jumlah yang sama antara suatu kata dengan antonimnya, sinonimnya, efek yang ditimbulkan suatu kata dengan akibat yang dihasilkan, mengenai informasi jumlah hitungan suatu hukum tertentu, perbandingan persentase kedua kata yang berlawanan yang mewakili persentasi dalam disiplin ilmu aslinya serta keseimbangan-keseimbangan lainnya.

Yaasiin (36) :
36. Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan semuanya BERPASANG-PASANGAN, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.

Asy-Syura (42) :
17. Allah-lah yang menurunkan kitab dengan kebenaran dan neraca (timbangan/keseimbangan). Dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu dekat?

Abdurrazaq Naufal dalam bukunya " Al-'Ijaz Al-'Adad Al-Qur'an Al-Karim " (kemukjizatan dari Segi Bilangan dalam Al-Qur'an) yang terdiri dari tiga jilid, mengemukakan sekian banyak contoh tentang keseimbangan tersebut, yang dapat kita rangkum sebagai berikut :


[1] Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan antonimnya :

(-) Kata Al-Hayah (Kehidupan) dan Al-Maut (Kematian) sama-sama disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 145x.
(-) An-Naf (Manfaat) dan Al-Fasad (Kerusakan/Mudarat) masing-masing sebanyak 50x.
(-) Al-Harr (Panas) dan Al-Bard (Dingin) masing-masing sebanyak 4x.
(-) Ash-Shalihat (Kebajikan) dan As-Sayyiat (Keburukan) masing-masing sebanyak 167x.
(-) Ath-Thuma'ninah (Kelapangan/Ketenangan) dan Ad-Dhiq (Kesempitan/Kekesalan) masing-masing 13x.
(-) Ar-Rahbah (Cemas/Takut) dan Ar-Raghbah (Harap/Ingin) masing-masing 8x.
(-) Al-Kufr (Kekufuran) dan Al-Iman (Iman) masing-masing sebanyak 17x {dalam bentuk difinite}.
(-) Kufr (Kufur) dan Iman (Iman) masing-masing sebanyak 8x.
(-) Ash-Shaif (Musim Panas) dan Asy-Syita (Musim Dingin) masing-masing sebanyak 1x.
(-) Dunya (Dunia) dan Akherat (Hari Kemudian) masing-masing sebanyak 115x.
~ masih banyak contoh lain seperti kata malaikat dan setan , pria dan wanita, dll


[2] Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan sinonimnya :

(-) Kata Al-Harts (Membajak) dan Az-Zira'ah (Bertani) sama-sama disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 14x.
(-) Al-'Ujub (Menyombongkan Diri) dan Al-Ghurur (Angkuh) 27x.
(-) Adh-Dhallun (Orang Sesat) dan Al-Mauta (Mati [jiwa]) 17x.
(-) Al-Qur'an, Al-Wahyu dan Al-Islam 70x.
(-) Al'Aql (Akal) dan An-Nur (cahaya[petunjuk]) 49x.
(-) Al-Jahr (Nyata) dan Al-'Alaniyah (Nyata) 16x.


[3] Keseimbangan jumlah bilangan kata penyebab dan kata akibat yang dihasilkan :

(-) Kata Ar-Ridha (Kerelaan) dan Al-Infaq (Menafkahkan) sama-sama disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 73x.
(-) Al-Bukhl (Ke-kikiran) dan Al-Hasrah (Penyesalan) 12x.
(-) Al-Kafirun (Para Kafir) dan An-Nar (Neraka/Pembakaran) 154x.
(-) Az-Zakah (Pensucian) dan Al-Barakat (Kebajikan yang Banyak) 32x.
(-) Al-Fashiyah (Kekejian) dan Al-Ghadhab (Murka) 26x.


[4] Keseimbangan antara jumlah bilangan kata yang saling dekat atau akrab hubungan keduanya :

(-) Kata As-Sur'at (Ketergesaan) dan Al-Asraf (Pemborosan) sama-sama disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 23x.
(-) Al-Lisan (Lidah) dan Al-Mau'izhah (Nasehat/Petuah) 25x.
(-) Al-Asra (Tawanan) dan Al-Harb (Perang) 6x.
(-) Ath-Thayyibat (Kebajikan) dan As-Salam (Kedamaian) 60x.


[5] Keseimbangan khusus yang membuktikan suatu hitungan atau hukum tertentu :

(-) Kata Yaum (Hari - bentuk tunggal) disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 365x sesuai jumlah hari dalam setahun.
(-) Ayyam/Yaumain (Hari - Jamak) 30x sesuai jumlah hari dalam sebulan.
(-) Syahr/Asyhur (Bulan) 12x sesuai jumlah bulan dalam setahun.

(-) Al-Qur'an menjelaskan bahwa langit terdiri dari 7 bagian/lapisan. Penjelasan ini diulang sebanyak 7x dalam ayat :
[1] Al-Baqarah(2):29,
[2] Al-Isra'(17):44,
[3] Al-Mu'minin(23):86,
[4] Fushshilat(41):12,
[5] Ath-Thalaq(65):12,
[6] Al-Mulk(67):3,
[7] Nuh(71):15.
(-) Penjelasan tentang terciptanya langit dan bumi dalam enam hari, dijelaskan dengan 7(tujuh) ayat.

(-) Kata Rasul (Rasul/Utusan) dan Nadzir (Pemberi Peringatan) disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 518x. Sebanyak nama-nama nabi, rasul dan pembawa berita yang ada 518x di dalam Al-Qur'an.

(-) Kata Darat terdapat dalam 13 ayat. Sedangkan Laut 32 ayat. Jika diubah dalam bentuk perbandingan, maka akan didapat persentase Darat : Laut adalah 28.888888889 : 71.111111111
Bandingkan dengan hasil ilmiah sains modern berikut :
a) Wikipedia mengatakan bahwa luas lautan adalah kurang lebih 71% dari seluruh permukaan bumi.
[http://en.wikipedia.org/wiki/World_Ocean]
b) Infoplease menyatakan bahwa luas lautan adalah 70,78% yang terdiri dari air asin yang saling berhubungan.
[http://www.infoplease.com/ce6/sci/A0836320.html]
c) The entire body of salt water that covers more than 70 percent of the earth's surface.
[The Columbia Encyclopedia, 6th ed. 2003. New York: Columbia University Press]
d) Air menyelimuti kurang lebih 70% dari seluruh permukaan bumi.
[http://en.wikipedia.org/wiki/Properties_of_water]


Subhanallah. Para musyrikun dan kafirun masih saja membuat alibi penyangkalan bukti-bukti keajaiban di atas dengan kata andalan mereka "kebetulan".

Ditinjau dari sisi logika, apakah mungkin data sebanyak diatas bisa dan layak disebut sebuah kebetulan?

SESUNGGUHNYA TIADA KEBETULAN DI MATA ALLAH.


~ Sekarang mari kita renungkan beberapa hal :

* Adakah kitab lain yang mempunyai nada indah dan enak di dengar tetapi masih bisa dimengerti makna tersurat dan tersirat di dalamnya?

* Terbukti secara riset dengan mendengarkannya (walaupun dia bukan seorang muslim dan dia tidak mengerti artinya) bisa memberi ketenangan secara psikologis.

* Terdapat puluhan ribu kata didalamnya dan ratusan ribu huruf.

* Memuat pembahasan tentang berbagai tema seperti politik, sosiologi, hukum, etika, spiritual, sejarah, ilmu pengetahuan alam (sains) dan masih banyak lagi.

* Selain itu, ternyata kitab Al-Qur'an ini memuat banyak kode atau sandi-sandi rahasia yang insya Allah akan kita bahas dalam posting-posting lainnya.

Subhanallah. Jelas kitab ini adalah mukjizat terbesar yang pernah ada di dunia. Tidak lekang oleh waktu karena ilmunya akan tetap kekal sampai dunia maju dan lebih modern lagi, sampai akhirnya kiamat.

----------------------------------------------------------------------------------------------

Dengan membaca ini anda akan mengerti alasan mengapa sebenarnya anda harus memeluk Islam sebagai agama. Bukan karena orang-tua dan moyang anda menurunkan agama itu dari setiap generasi, tapi karena Al-Qur'an.

1. Dengan membaca ini diharapkan para muslim mengerti mengapa memeluk Islam.

2. Dengan membaca ini Insya Allah membuka pandangan para umat non-muslim untuk mengetahui kitab dan agama yang benar.

3. Dengan membaca ini diharapkan dapat menguatkan iman para muslim terhadap agamanya sehingga tidak ada lagi umat Islam yang murtad keluar dari ajaran agamanya.
Foto: #11 KESEIMBANGAN JUMLAH KATA AL-QUR'AN

[] Setujukah bahwa seimbang itu melambangkan keadilan? Sedangkan keadilan itu melambangkan kebenaran?
Kalau setuju, berarti anda sekalian juga setuju bahwa Al-Qur'an adalah kitab yang benar.

[] Mengapa dikatakan demikian?
-> Karena ternyata jumlah padanan kata di dalam Al-Qur'an memiliki jumlah yang sama antara suatu kata dengan antonimnya, sinonimnya, efek yang ditimbulkan suatu kata dengan akibat yang dihasilkan, mengenai informasi jumlah hitungan suatu hukum tertentu, perbandingan persentase kedua kata yang berlawanan yang mewakili persentasi dalam disiplin ilmu aslinya serta keseimbangan-keseimbangan lainnya.

Yaasiin (36) :
36. Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan semuanya BERPASANG-PASANGAN, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.

Asy-Syura (42) :
17. Allah-lah yang menurunkan kitab dengan kebenaran dan neraca (timbangan/keseimbangan). Dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu dekat?

Abdurrazaq Naufal dalam bukunya " Al-'Ijaz Al-'Adad Al-Qur'an Al-Karim " (kemukjizatan dari Segi Bilangan dalam Al-Qur'an) yang terdiri dari tiga jilid, mengemukakan sekian banyak contoh tentang keseimbangan tersebut, yang dapat kita rangkum sebagai berikut :


[1] Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan antonimnya :

(-) Kata Al-Hayah (Kehidupan) dan Al-Maut (Kematian) sama-sama disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 145x.
(-) An-Naf (Manfaat) dan Al-Fasad (Kerusakan/Mudarat) masing-masing sebanyak 50x.
(-) Al-Harr (Panas) dan Al-Bard (Dingin) masing-masing sebanyak 4x.
(-) Ash-Shalihat (Kebajikan) dan As-Sayyiat (Keburukan) masing-masing sebanyak 167x.
(-) Ath-Thuma'ninah (Kelapangan/Ketenangan) dan Ad-Dhiq (Kesempitan/Kekesalan) masing-masing 13x.
(-) Ar-Rahbah (Cemas/Takut) dan Ar-Raghbah (Harap/Ingin) masing-masing 8x.
(-) Al-Kufr (Kekufuran) dan Al-Iman (Iman) masing-masing sebanyak 17x {dalam bentuk difinite}.
(-) Kufr (Kufur) dan Iman (Iman) masing-masing sebanyak 8x.
(-) Ash-Shaif (Musim Panas) dan Asy-Syita (Musim Dingin) masing-masing sebanyak 1x.
(-) Dunya (Dunia) dan Akherat (Hari Kemudian) masing-masing sebanyak 115x. 
~ masih banyak contoh lain seperti kata malaikat dan setan , pria dan wanita, dll


[2] Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan sinonimnya :

(-) Kata Al-Harts (Membajak) dan Az-Zira'ah (Bertani) sama-sama disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 14x.
(-) Al-'Ujub (Menyombongkan Diri) dan Al-Ghurur (Angkuh) 27x.
(-) Adh-Dhallun (Orang Sesat) dan Al-Mauta (Mati [jiwa]) 17x.
(-) Al-Qur'an, Al-Wahyu dan Al-Islam 70x.
(-) Al'Aql (Akal) dan An-Nur (cahaya[petunjuk]) 49x.
(-) Al-Jahr (Nyata) dan Al-'Alaniyah (Nyata) 16x.


[3] Keseimbangan jumlah bilangan kata penyebab dan kata akibat yang dihasilkan :

(-) Kata Ar-Ridha (Kerelaan) dan Al-Infaq (Menafkahkan) sama-sama disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 73x.
(-) Al-Bukhl (Ke-kikiran) dan Al-Hasrah (Penyesalan) 12x.
(-) Al-Kafirun (Para Kafir) dan An-Nar (Neraka/Pembakaran) 154x.
(-) Az-Zakah (Pensucian) dan Al-Barakat (Kebajikan yang Banyak) 32x.
(-) Al-Fashiyah (Kekejian) dan Al-Ghadhab (Murka) 26x.


[4] Keseimbangan antara jumlah bilangan kata yang saling dekat atau akrab hubungan keduanya :

(-) Kata As-Sur'at (Ketergesaan) dan Al-Asraf (Pemborosan) sama-sama disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 23x.
(-) Al-Lisan (Lidah) dan Al-Mau'izhah (Nasehat/Petuah) 25x.
(-) Al-Asra (Tawanan) dan Al-Harb (Perang) 6x.
(-) Ath-Thayyibat (Kebajikan) dan As-Salam (Kedamaian) 60x.


[5] Keseimbangan khusus yang membuktikan suatu hitungan atau hukum tertentu :

(-) Kata Yaum (Hari - bentuk tunggal) disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 365x sesuai jumlah hari dalam setahun.
(-) Ayyam/Yaumain (Hari - Jamak) 30x sesuai jumlah hari dalam sebulan.
(-) Syahr/Asyhur (Bulan) 12x sesuai jumlah bulan dalam setahun.

(-) Al-Qur'an menjelaskan bahwa langit terdiri dari 7 bagian/lapisan. Penjelasan ini diulang sebanyak 7x dalam ayat : 
[1] Al-Baqarah(2):29, 
[2] Al-Isra'(17):44, 
[3] Al-Mu'minin(23):86, 
[4] Fushshilat(41):12, 
[5] Ath-Thalaq(65):12, 
[6] Al-Mulk(67):3, 
[7] Nuh(71):15.
(-) Penjelasan tentang terciptanya langit dan bumi dalam enam hari, dijelaskan dengan 7(tujuh) ayat.

(-) Kata Rasul (Rasul/Utusan) dan Nadzir (Pemberi Peringatan) disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 518x. Sebanyak nama-nama nabi, rasul dan pembawa berita yang ada 518x di dalam Al-Qur'an.

(-) Kata Darat terdapat dalam 13 ayat. Sedangkan Laut 32 ayat. Jika diubah dalam bentuk perbandingan, maka akan didapat persentase Darat : Laut adalah 28.888888889 : 71.111111111
Bandingkan dengan hasil ilmiah sains modern berikut :
a) Wikipedia mengatakan bahwa luas lautan adalah kurang lebih 71% dari seluruh permukaan bumi.
[http://en.wikipedia.org/wiki/World_Ocean]
b) Infoplease menyatakan bahwa luas lautan adalah 70,78% yang terdiri dari air asin yang saling berhubungan.
[http://www.infoplease.com/ce6/sci/A0836320.html]
c) The entire body of salt water that covers more than 70 percent of the earth's surface.
[The Columbia Encyclopedia, 6th ed. 2003. New York: Columbia University Press]
d) Air menyelimuti kurang lebih 70% dari seluruh permukaan bumi.
[http://en.wikipedia.org/wiki/Properties_of_water]


Subhanallah. Para musyrikun dan kafirun masih saja membuat alibi penyangkalan bukti-bukti keajaiban di atas dengan kata andalan mereka "kebetulan".

Ditinjau dari sisi logika, apakah mungkin data sebanyak diatas bisa dan layak disebut sebuah kebetulan?

SESUNGGUHNYA TIADA KEBETULAN DI MATA ALLAH.


~ Sekarang mari kita renungkan beberapa hal :

* Adakah kitab lain yang mempunyai nada indah dan enak di dengar tetapi masih bisa dimengerti makna tersurat dan tersirat di dalamnya?

* Terbukti secara riset dengan mendengarkannya (walaupun dia bukan seorang muslim dan dia tidak mengerti artinya) bisa memberi ketenangan secara psikologis.

* Terdapat puluhan ribu kata didalamnya dan ratusan ribu huruf.

* Memuat pembahasan tentang berbagai tema seperti politik, sosiologi, hukum, etika, spiritual, sejarah, ilmu pengetahuan alam (sains) dan masih banyak lagi.

* Selain itu, ternyata kitab Al-Qur'an ini memuat banyak kode atau sandi-sandi rahasia yang insya Allah akan kita bahas dalam posting-posting lainnya.

Subhanallah. Jelas kitab ini adalah mukjizat terbesar yang pernah ada di dunia. Tidak lekang oleh waktu karena ilmunya akan tetap kekal sampai dunia maju dan lebih modern lagi, sampai akhirnya kiamat.

----------------------------------------------------------------------------------------------

Dengan membaca ini anda akan mengerti alasan mengapa sebenarnya anda harus memeluk Islam sebagai agama. Bukan karena orang-tua dan moyang anda menurunkan agama itu dari setiap generasi, tapi karena Al-Qur'an.

1. Dengan membaca ini diharapkan para muslim mengerti mengapa memeluk Islam.

2. Dengan membaca ini Insya Allah membuka pandangan para umat non-muslim untuk mengetahui kitab dan agama yang benar.

3. Dengan membaca ini diharapkan dapat menguatkan iman para muslim terhadap agamanya sehingga tidak ada lagi umat Islam yang murtad keluar dari ajaran agamanya.