Rabu, 08 Mei 2013

KEBENARAN INJIL BARNABAS YANG DITUTUP-TUTUPI AKHIRNYA TERKUAK



barnabas.jpg

Semenjak abad ke 4M (masa kekaisaran Konstantin), Injil Barnabas tidak lagi diakui oleh kaum Nasrani dikarenakan kandungan Injil ini:

1. Selaras dengan ajaran tauhid yg dibawa oleh Nabi Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad saw.
2. Tidak mengakui Trinitas.
3. Tidak mengakui bahwa Isa/Yesus adalah Anak Tuhan apalagi sebagai Tuhan
4. Mengakui akan datangnya Nabi sesudah Isa, Mesias yang sesungguhnya yaitu Ahmad atau Muhammad
5. Tidak mengakui bahwa Isa mati dengan di Salib.
Runtutan sejarahnya adalah sebagai berikut :
Pada awalnya 12 murid Nabi Isa menulis semua ajaran yang disampaikan nabi Isa as. Risalah2 tersebut pada awalnya diakui termasuk salah satunya adalah Injil Barnabas. Namun pada tahun 325M, kalangan gereka termasuk gereja2 Alexandria mulai goyah, setelah gereja PAULUS (Katholik) melalui Konsili Nikea menetapkan TRINITAS sebagai doktrin mutlak. Akibatnya 300 lebih manuskrip Injil harus diseleksi, yang pada akhirnya tinggallah 4 Injil resmi atau disebut "Injil Kanonik" sementara ratusan Injil lainnya dimusnahkan.

Kemudian pihak Gereja, didukung pihak kerajaan mengeluarkan statmen : "Siapapun yg memiliki Injil tidak resmi akan dibunuh". Statmen ini sebagai upaya pelenyapan Injil asli dimasa Nabi Isa as. Dan akhirnya Kaum Nasrani hanya disuruh mempercayai 4 Injil kanonik yg ditulis oleh Lukas, Markus, Matius dan Yohanes.

Pada 366M, Paus Damaskus kembali menegaskan untuk melarang membaca apalagi mempelajari manuskrip-manuskrip Apokrifa termasuk Injil Barnabas, tapi ia sendiri menyimpan salinan Injil Barnabas diperpustakaannya. Keputusan larangan tersebut termaktub dalam katalog manuskrip Yunani diperpustakaan CHACELOR SEGUIER (1558-1672) yang dipersiapkan oleh B. De Manfaucon (1665-1741) dan didalam sebuah daftar yg disebut STICHOMETRY NICEPHORUS. Larangan-larangan ini berlanjut hingga sekarang (fakta tidak ada Gereja yang mengajarkan isi Injil Barnabas dan tidak mengakui kebenaran Injil tersebut).

TERKUAKNYA KEBENARAN

Pada awalnya, Injil Barnabas disembunyikan di perpustakaan Vatikan. Namun, kemudian Injil Barnabas mulai tesebar ketika Usukup St. Ferramino pada tahun 1585 meminjam manuskrip Injil Barnabas berbahasa Italia dari perpustakaan PAUS SIXTUS V. Setelah membaca dan mempelajari Injil Barnabas, Ferramino memeluk Islam. Kemudian manuskrip Injil Barnabas tadi jatuh ke tangan Mustapha De Aranda (Musthafa Al Arandi) yg menerjemahkannya kedalam bahasa Spanyol. Tak lama kemudian Dr.Sale, sarjana Inggris menemukan Injil tersebut.

Pada tahun 1709, Jhon Toland seorang arkeolog dan sejarawan Amsterdam Belanda, menerima Injil Barnabas berbahasa Italia dari J. Kraemer, penasehat kerajaan Prusia Jerman. Tahun 1713, Kraemer menitipkan manuskrip Injil Barnabas tersebut diperpustakaan Pangeran Eugene dari Savoy. Beberapa tahun kemudian, manuskrip tersebut disimpan diperpustakaan kerajaan Wina "The Emperial Library" atas prakasa pangeran Eugene.

TAHUN KEBANGKITAN INJIL BARNABAS

Pada tahun 1907, Injil Barnabas berbahasa Spanyol diterjemahkan kedalam bahasa Inggris oleh Lonsdale Ragg dan istrinya Laura Ragg, dengan judul "The Gospel Of Barnabas" terbitan Oxford University. Tahun 1908, Dr.Khalil Sa'adah, arkeolog Arab menerjemahkan buku diatas dalam bahasa Arab "Injil Barnaba, Dirasat haula Wihdatiddin 'inda Musa wa Isa wa Muhammad 'Alaihimussalam". (Injil Barnaba, sebuah studi mengenai kesamaan Tauhid antara Musa, Isa dan Muhammad 'Alaihimussalam).

Sementara dilain tempat, pada tahun 1947 telah ditemukan 7 lembar manuskrip Injil kuno yang ditemukan oleh 3 anak penggembala domba Badui : Juma, Khalil dan Muhammad. Mereka bertiga menemukan manuskrip Injil tersebut didalam sebuah gua dilembah Qumran, sebelah Laut Mati. Manuskrip tersebut berbentuk gulungan perkamen (semacam kertas dari kulit) yang dibungkus dengan kain kehijauan karena sudah tua dan ditaruh dalam guci. Oleh ahli arkeolognya, manuskrip tersebut di beri nama "Gulungan Laut Mati". Diperkirakan umur manuskrip tersebut berasal dari tahun 900 M, umurnya 1000 tahun lebih tua dari teks Injil Ibrani. Hingga kini, pekerjaan menerjemahkan manuskrip tersebut belum selesai. Setelah melalui perjalanan panjang dan perpindahan tangan, Gulungan Laut Mati akhirnya terkumpul dan tersimpan di Hebrew University dengan nama "Shrine Of The Book" hingga saat ini.

SIAPAKAH BARNABAS?

Barnabe atau yang lebih kita kenal sebagai Barnabas adalah salah 1 dari ke 12 murid Nabi Isa a.s yg pertama. Di dalam Al Qur'an merekalah yang disebut kaum HAWARIYYUN. Nama aslinya adalah Yoses atau Yusuf atau Yosef. Beliau lahir di Cyprus, dari suku Lewi (Yahudi). Sedangkan nama Barnabas diberikan oleh Nabi Isa as. kepadanya yg artinya "si pelipur lara" atau "si pemberi peringatan". Konon Barnabas lebih mengenal dan lebih dekat dengan Nabi Isa a.s dibandingkan kemenakannya Markus.

Siapakah Markus, Mathius, Lukas dan Paulus? Semenjak adanya Konsili Gereja Paulus di Nikea, umat Kristen hanya mengenal 4 Injil Kanonik/Induk. Ke 4 Injil tersebut ditulis oleh Markus, Mathius, Lukas dan Yohanes. Sejarah telah membuktikan bahwa ke 4 penginjil tersebut tidak dekat atau mengenal langsung dengan Nabi Isa. Seperti halnya Markus yg tidak dekat dgn Nabi Isa as, Matius juga tidak mengenal Nabi Isa as. Ia hanyalah mantan pegawai rendahan pemungut cukai. Lukas adalah dokter pribadi Paulus yg juga tdk pernah bertemu dengan Nabi Isa as.

Adapun Paulus alias Saul dari Tarsus, dia juga tidak pernah bertemu dan tidak pernah bergabung dengan 12 murid Nabi Isa as.

Sumber: Majalah Alkisah, edisi 7